Ketenagakerjaan

 

Tenaga kerja adalah modal bagi bergeraknya roda pembangunan. Jumlah tenaga kerja akan terus berubah seiring dengan berlangsungnya proses demografi. Angkatan kerja di Kabupaten Seram Bagian Barat pada tahun 2010 sekitar 75.517 orang.

 

Bahasan mengenai tenaga kerja ini digunakan batasan usia/umur 15 tahun keatas. Dengan demikian yang dimaksud dengan tenaga kerja disini adalah seluruh penduduk berumur 15 tahun keatas yang dianggap telah mampu untuk melakukan atau membantu melakukan pekerjaan yang bernilai ekonomis (menghasilkan). Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi disebut dengan angkatan kerja.

 

Tabel Jumlah angkatan kerja Kab Seram Bagian Barat menurut jenis kelamin tahun 2010

Jenis Kegiatan Jenis Kelamin
Jumlah
Laki-laki Perempuan
1. Angkatan Kerja aktif

- Bekerja

- Pengangguan

43.682

41.976

1.706

31.835

28.861

2.974

75.517

70.837

4.680

2. Bukan Angkatan Kerja 6.293 17.436 23.729
Total 49.975 49.271 99.246

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), BPS

 

 

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Seram Bagian Barat


TPAK merupakan ukuran yang menggambarkan jumlah angkatan kerja untuk setiap 100 tenaga kerja/usia kerja (15+). TPAK Seram Bagian Barat pada tahun 2010 sebesar 76,09 persen, berarti telah mengalami peningkatan sebesar 4,33 persen dibandingkan dengan kondisi tahun 2009 sebesar 71,76 persen. Ini mengindikasikan dari 100 tenaga kerja/usia kerja, sekitar 72 orang yang aktif dalam perekonomian.

 

Sejalan dengan angka TPAK tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan. TPT Seram Bagian Barat pada tahun 2010 sebesar 6,20 %, berarti telah mengalami penurunan sebesar 1,89 % dibandingkan dengan kondisi tahun 2009 sebesar 8,09 %. Berbeda dengan TPAK, nilai yang diperoleh dari angka TPT ini menggambarkan besarnya tingkat pengangguran usia kerja tiap 100 orang. Semakin kecil nilai TPT dapat mengindikasikan bahwa roda perekonomian di suatu daerah tersebut berjalan baik, karena rendahnya nilai pengangguran di wilayah tersebut. Sebaliknya jika nilai TPT di suatu wilayah/daerah tersebut tinggi maka mengindikasikan bahwa perekonomian di wilayah tersebut tidak berjalan secara baik. Nilai TPT ini bisa digunakan sebagai acuan sampai sejauh mana pemerataan ekonomi di suatu wilayah.

 

Sumber : Survey Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), BPS




Additional information